Ada Ratusan Orang dalam KOPIJOS

Niken Sasi ( 03496 )

Di era global sekarang ini terdapat banyak sekali jejaring sosial yang memberikan kemudahan untuk saling berkomunikasi tanpa terhalang jarak dan waktu. Mulai dari friendster, facebook, twitter, hingga blog dan masih banyak yang lainnya. Salah setu situs jejaring sosial yang ada dan dibuat oleh anak negeri Indonesia adalah Koprol. Situs jejaring yang mengusung warna hijau dan ungu sebagai cirri khasnya ini memang lebih sederhana dibanding situs jejaring lainnya. Koprol merupakan situs jejaring berbasis lokasi. Setiap penggunanya menggunakan istilah check in untuk menunjukan posisi masing-masing. Jangkauan koprol yang begitu luas membuat penggunanya semakin bertambah dari waktu ke waktu. Bahkan untuk setiap wilayah memiliki komunitasnya masing – masing. Salah satu komunitas koprol yang memiliki eksistensi tinggi di dunia perkoprolan adalah KOPIJOS.

KOPIJOS sendiri merupakan singkatan dari KOProller Ing JOgja lan Sekitare. Komunitas ini berdiri pada bulan Desember 2009 lalu. Kopijos lahir dari hasil diskusi melalui situs koprol antara 3 orang, yaitu Abdullah Umar (30), Titian Ardhis (22) dan Kintar Panji (22). Awalnya nama yang pertama diusung untuk komunitas ini bukan Kopijos melainkan Joglo (Jogja dan Solo). Penggabungan 2 kota ini karena Abdullah Umar adalah pengguna koprol dari Solo sedangkan Ardhis dan Kintar pengguna koprol yang berasal dari Jogja. Namun melalui diskusi yang cukup lama akhirnya disetujui nama KOPIJOS. Pertama kali Kopijos terbentuk, komunitas ini merupakan wadah bagi para pengguna koprol Jogja dan Solo. Namun seiring waktu, para koproller Solo sepakat untuk memisahkan diri dan membentuk komunitasnya sendiri yang saat ini bernama Sukooy. Hubungan antara dua komunitas ini pun berjalan sangat baik hingga saat ini.

Dalam komunitas Kopijos tidak ada istilah ketua, yang ada adalah jabatan admin sebagai koordinator kegiatan dan sebagai pihak yang rutin berinteraksi dan berkoordinasi dengan pengurus komunitas kota lain. Kopijos awalnya memiliki dua admin yaitu Ardhis dan Kintar. Namun karena semakin banyak anggota dan kesibukan yang mereka miliki juga cukup banyak, maka ditambah satu orang lagi yaitu Harimurti. Jika dilihat dari links group yang dimiliki Kopijos, saat ini member yang bergabung adalah tidak kurang dari 500 orang. Namun para anggota aktif yang sering berkumpul dan mengikuti kegiatan bersama ada kurang lebih 150 orang.

Diakui Kintar, menjadi seorang admin sebuah komunitas dunia maya memang tidak mudah. Dia harus selalu memantau perkembangan Koprol khususnya pengguna akun tersebut di Jogja. Secara perlahan juga Kintar berusaha mengajak teman -teman yang belum tahu tentang Kopijos untuk bergabung dengan komunitas tersebut. Memang butuh banyak kesabaran dan loyalitas yang tinggi untuk menjalankan tugas tersebut. Namun bagi Kintar sendiri tetap ada kesenangan dalam tugasnya itu. Terlebih ketika dia mendapat banyak teman dan dapat memperbanyak Link yang dimiliki. Pastinya hal tersebut akan berguna suatu saat nanti.

Banyak kegiatan yang dilakukan dalam komunitas ini. Selain mengisi kebersamaan dengan rekreasi bersama atau kongkow di suatu tempat bahkan karaoke beramai – ramai, Kopijos memiliki kegiatan lain. Di bidang sosial sendiri Kopijos sering mengadakan kegiatan donor darah, selain itu Kopijos juga ikut ambil bagian dalam membantu para korban bencana merapi Jogja dengan mengadakan baksos dan melakukan pendampingan di pusat children center.

Kopijos memiliki basecamp sebagai tempat utama untuk berkumpul para anggotanya. Basecamp ini berupa sebuah Angkringan Café yaitu Angkringan 17 Djokgja milik Mas Iwan salah satu anggota aktif Kopijos. Setiap malam bisa dipastikan banyak sekali anggota Kopijos yang saling bercengkerama dan menghabiskan waktu sambil memanfaatkan fasilitas free Hotspot area di tempat ini.

Kegiatan terakhir yang diikuti Kopijos adalah menghadiri undangan soft opening cabang Angkringan 17 Solo milik Abdullah Umar. Bukan hanya Kopijos saja yang dating saat itu, melainkan banyak komunitas koprol lain yang hadir seperti Sukooy dari Solo, Sweeke dari Boyolali, SatriaKops dari Purwokerto, Si Kodok dari Depok, Kopdar_Loenpia dari Semarang dan masih banyak lagi. Komunitas Kopijos tidak mengajuan persyaratan khusus bagi mereka yang ingin bergabung. Komunitas ini terbuka bagi siapa saja yang ingin menambah teman dan pengalaman.

“Ga ada syarat tertentu kok untuk bergabung dengan Kopijos. Paling asal punya id Koprol aja…Tp klo ga jg ga masalah”, ungkap ardhis santai.

Selain beragam kegiatan di dalam kota Jogja sendiri, Kopijos sering ikut serta dalam kegiatan yang diadakan oleh admin Koprol pusat. Misalnya dalam pertemuan Komunitas koprol se- Indonesia atau acara-acara temu blogger. Satu keuntungan besar yang pastinya bisa kita dapat jika bergabung di komunitas ini adalah semakin banyak kita akan bertemu dengan teman – teman dari berbagai wilayah dan latar belakang.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang Kopijos atau ingin berinteraksi langsung dengan komunitas ini, bisa langsung mencari links Group KOPIJOS di facebook atau mencari id Kopijos di Koprol. Jika ada ketertarikan untuk bergabung, maka teman-teman dari Kopijos akan menyambut dengan sangat senang hati.

Berikut video saat KOPIJOS selesai mengadakan kopdar akbar di Yogyakarta :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s