WAISAK : “Mencari Kebahagiaan dan Kedamaian Dalam Diri”

Christine Yulianti Yustina (07 09 03178)

Magelang – 17 Mei 2011 Candi Borobudur dipenuhi oleh umat Budha yang ingin merayakan Waisak sekaligus berdoa kepada Budha. Waisak Juga dikenal dengan Visakah Puja atau Buddha Purnima di India, Visakha Bucha di Thailand dan Waisak di Indonesia. Ritual ini secara global dikenal dengan Vesak, diambil dari bahasa Pali ‘Wesakha’ yang terkait dengan ‘Waishakha’ dari bahasa Sanskerta.
Ritualnya diadakan setiap tahun pada bulan purnama di bulan Mei atau Purama Sidhi. Waisak merupakan acara memperingati 3 peristiwa penting, yaitu: 1) lahirnya Pangeran Siddharta di Taman Lumbini (623 S.M), 2) Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Agung dan menjadi Buddha di Buddha-Gaya (Bodhgaya) pada usia 35 (588 S.M), dan 3) Buddha Gautama Parinibbana (wafat) di Kusinara pada usia 80 tahun (543 S.M). Waisak juga dikenal dengan hari Budha.
Adapun rangkaian acara ritual pada tanggal 17 Mei 2011 yang diadakan oleh Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) yang mendatangkan 12 sekte Bisksu dengan tema Waisak yaitu “Mencari Kebahagiaan dan Kedamaian Dalam Diri” bertempat di Candi Mendut dan Candi Borobudur adalah sebagai berikut :
Waktu Tempat Acara
Pukul 08.00 – 08.30 WIB Candi Mendut Umat mulai Berkumpul dan Persiapan Prosesi
Pukul 08.30 – 11.30 WIB Candi Mendut Prosesi dari Mendut ke Borobudur
Pukul 11.30 – 13.00 WIB Candi Borobudur Makan Siang Umat di tenda masing – masing
Pukul 13.00 – 15.30 WIB Candi Borobudur Ritual Masing – masing Majelis
Pukul 15.30 –16.00 WIB Candi Borobudur Berkumpul di Altar Utama
Pukul 16.00 – 16.40 WIB Candi Borobudur Mulai kata sambutan IbuKetum, Bpk. Dirjen, Venerable Heng Chih, Master Tenzin Priyadarsi (masing-masing 10 menit)
Pukul 16.40 – 17.50 WIB Candi Borobudur Doa dari Masing – masing Majelis
(masing–masing 10 Menit)
17.51 – 18.08.23 WIB Candi Borobudur Renungan Waisak oleh Bhiksu Dutavira Mahasthavira
Pukul 18.08.23 WIB Candi Borobudur Detik – detik Waisak 2555 BE/2011
Pukul 18.10 – 18.40 WIB Candi Borobudur Pesan Waisak oleh Bhikkhu WongsinLabhiko Mahathera dilanjutkan dengan Blessing oleh 15 Bhikkhu Sangha
Pukul 18.40 – 20.00 WIB Candi Borobudur Makan malam
Pukul 20.00 – 20.30 WIB Candi Borobudur Membaca Ghata Visaka Puja dilanjutkan dengan Pradaksina sebanyak 3 x putaran.
Pukul 20.30 WIB – Selesai Candi Borobudur Pelepasan lampion Puja pada hari Waisak sebanyak 1000 lampion.

Ritual Waisak ini berlangsung secara khidmat, mekipun sempat diguyur hujan tidak menyurutkan antusias umat Budha untuk tetap mengikuti acara sampai selesai. Umat Budha, bahkan pengunjung yang sekedar ingin mengetahui jalannya upacara Waisak tersebut sangat terpukau apalagi saat acara puncak sebagai akhir dari ritual yaitu saat pelepasan 1000 buah lampion ke atas awan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s