Bahagia di Hari Tua dengan Bersepeda

Novita Dwi Jayanti

0809 03533

Siapa bilang pensiunan tak punya kegiatan? tidak semua pensiunan menghabiskan hari tua dengan menganggur duduk diam dirumah. Di Klaten ada sebuah komunitas yang anggotanya merupakan para pensiunan yang berusia diatas 60 tahun, namun tetap energik dan sehat.

salah satu anggota GAKKUK siap untuk berangkat

GAKKUK merupakan sebuah komunitas yang menaungi para pensiunan yang hobi bersepeda. Asal nama GAKKUK sendiri adalah dari singkatan “Gabungan Kawulo-Kawulo Umur Kathah”, yang dalam bahasa Indonesia berarti gabungan orang-orang lanjut usia. Nama komunitas tersebut sangat mewakili siapa anggotanya, karena komunitas ini beranggotakan para pensiunan yang berusia lebih dari 60 tahun, bahkan salah satu anggotanya ada yang berusia 75 tahun namun masih kuat untuk bersepeda lebih dari 40 km.

GAKKUK didirikan oleh para pensiunan PWRI ranting 4 (pensiunan pemda Klaten), yang berpikir bahwa perlu adanya suatu komunitas yang mewadahi para pensiunan untuk saling berkomunikasi, bersilaturahmi, dan mempunyai kegiatan tidak hanya menjadi pengangguran di rumah. Komunitas ini berkonsentrasi pada bidang kesehatan, kegiatan rutin komunitas ini dilakukan setiap hari Senin jam 6 pagi secara konsisten, libur hanya jika bertepatan dengan hari raya keagamaan saja. Kegiatannya  dengan bersepeda santai menelusuri daerah-daerah yang masih hijau yang tidak terlalu terkontaminasi asap knalpot yang bisa mengganggu kesehatan.

Kegiatan berpusat atau berawal dari Alun-Alun Kota Klaten, untuk kemudian menyusuri jalanan sejauh kurang lebih 40 hingga 70 km dengan mengayuh sepeda. Komunitas yang terbentuk sejak tanggal 20 Juni yang pada tahun 2011 ini genap berusia 21 tahun ini selalu mempunyai rute yang berbeda setiap minggunya.

Mata Angin

“Kan sebulan ada 4 kali hari Senin, ya gantian saja menurut arah mata angin, Senin ini ke utara, Senin besok ke selatan dan seterusnya”, jelas Sri Suryono(75) ketua GAKKUK sejak 12 tahun yang lalu.

Seperti ditemui Senin 23 April kemarin, rute yang dilewati kali ini adalah Penggung, Jatinom, Kwaon dan berakhir di Pabrik Gula Gondang Winangun yang kurang lebih sejauh 40 km. Rute yang akan dilewati setiap minggunya ditentukan pada saat rombongan akan berangkat.

GAKKUK sendiri dibagi menjadi 4 kelompok atau sesi menurut Sri Suryono, yaitu  ESNIN kegiatan setiap hari Senin bagi anggota yang suka dan masih kuat bersepeda jarak jauh, SALSA bersepeda untuk para ibu-ibu, Rabu kumpul untuk jalan-jalan, dan Hari Jumat semua anggota bersepeda ria, dan dua minggu sekali senam sekaligus cek kesehatn di PMI Klaten.

Sukarela

Sampai saat ini GAKKUK memiliki 60 orang anggota, dan yang aktif mengikuti kegiatan bersepeda setiap hari senin ada sekitar 14 orang dengan unur berkisar antara 60  sampai 75 tahun. Komunitas ini diikuti oleh para pensiunan BRI, Pemda, guru, tentara, dan juga ada yang murni swasta. Anggota terbuka bagi siapa saja yang suka bersepeda yang ingin ikut silakan masuk, sukarela tanpa ada paksaan. Yang jelas orang-orang yang tidak terikat dengan hari kerja karena kegiatan rutin dilaksanakan setiap hari Senin.

Dalam komunitas ini terdapat semacam iuran sebesar Rp 30.0000,00 setiap bulannya, yang digunakan untuk sarapan setiap kali tour. “Setiap kali perjalanan nanti kita istirahat untuk sarapan, makanan yang kita makan pun juga makanan yang sehat”, ungkap Dono(60) salah satu anggota termuda.

“Pernah ke Imogiri 70 km tapi incidental, perjalanan paling jauh dari start Alun-Alun Klaten sampai ke Pakem, Jogja, Sleman, Sukoharjo, Jejamuran, Pengging, Watu Tengklik” tambah Dono.

“Suka duka jadi ketua, yang penting seneng, ada yang nyepuhi, dan dengan suka rela mengurusi keperluan paguyuban, bukan merupakan jabatan struktural”, tambah Suryono.

Menjaga Kesehatan

Kebanyakan anggota yang mengikuti komunitas ini beralasan mengikuti kegiatan ini selain untuk menambah teman, menyalurkan hobi juga dalam rangka menjaga kesehatan di hari tua, agar hidup tidak sia-sia.

“Saya ikut paguyuban ini karena 5A, agar sehat, agar banyak teman, agar berguna, agar hidup awet, agar ibadah terawat”, kata H. Slamet Ismedi(65) yang sudah bergabung dengan GAKKUK sejak tahun 2006.

“Tujuan saya ikut komunitas ini agar mendapatkan kesehatan, dapat kesenangan, menghilangkan stres, cuci mata melihat daerah-daerah yang masih hijau”, ungkap Dono. “Selain itu untuk hidup sehat, tambah teman, tambah wawasan, tahu daerah-daerah baru” tambahnya.

Mulai Sekarang

Sebuah perkumpulan dari orang-orang yang mengatakan diri mereka orang-orang telah berumur “kathah”, senantiasa menjaga kesehatan mereka dengan cara bersepeda setiap minggu. Bagaimana dengan kita yang merasa diri kita masih muda? sempatkah kalian berolah raga? Kalau mereka bisa kenapa kita tidak, maka dari itu mulailah hidup sehat mulai dari sekarang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s