Eksistensi Bis Surat Semakin Meredup

Yosephine Dwi Wulan Dhari
090903924

Kapan terakhir kali kamu menulis surat selain surat resmi yang dikirimkan melalui kantor pos atau memasukkan kedalam bis surat?
Pertanyaan itu nampaknya sudah tidak relevan lagi bila ditanyakan pada masa sekarang. Ya, bis surat merupakan saksi bisu dari kejamnya perkembangan teknologi informasi. Dahulu sebelum adanya pesan singkat yang pada ponsel selular, orang – orang selalu berhubungan dengan orang lain atau keluarga, menggunakan surat yang kemudian surat tersebut dikirim melalui bis surat atau langsung ke kantor pos.

kondisi bis surat di depan kantor pos besar jl Malioboro Yogyakarta

Bis surat dalam bahasa Belanda brievenbus ialah tempat atau kotak berwarna oranye dan biasanya ditempatkan dipinggir jalan atau di depan kantor pos. Kotak oranye tersebut berfungsi sebagai tempat untuk memasukkan surat yang akan dikirimkan melalui jasa kantor pos.
Kini kiprah atau eksistensi bis surat semakin tenggelam. Benda oranye yang berada dipinggir jalan ini, sekarang banyak yang tak terawat. Akibat ulah tangan – tangan nakal membuat kondisi bis surat semakin memprihatinkan. Coretan menghiasi benda berwarna oranye ini, tak terkecuali beberapa oknum yang dengan sengaja menempelkan selebaran iklan. Hal tersebut membuat bis surat tak ubahnya seperti reklame bebas pajak.

Bis Surat yang ditempeli iklan dan sticker

Siapa yang menyangka, benda berwarna oranye ini pernah mengalami masa kejayaannya pada era 90an. Tak ada yang meragukan jasanya dulu, saat belum ada Facebook, Twitter, Blackberry Messanger, serta media jejaring lainnya, dialah yang menghubungkan dengan sanak, kerabat, serta kawan yang terpisahkan oleh jarak.
Semenjak kemunculan email, sms, dan perkembangan teknologi informasi menjadikan eksistensi dari bis surat meredup. Orang tak lagi menggunakan surat untuk bertukar informasi hanya dengan pesan singkat dalam hitungan detik pesan tersebut sudah sampai kepada penerimanya dan dengan segera kita dapat menerima feedbacknya.
Diharapkan, PT POS Indonesia membuat suatu inovasi dan mempertahankan bis surat (dengan merawat bis surat yang ada) sebagai suatu sejarah perkembangan komunikasi massa sebelum ditemukannya teknologi. Sehingga generasi mendatang dapat merasakan dan mengetahui bagaimana sensasi menulis dan mengirim surat melalui bis surat. (WLN)

Berikut adalah Peta Lokasi Bis Surat dan  Beberapa Kantor Pos di Yogyakarta

lokasi bis surat dan kantor Pos Gondokusuman

Peta lokasi Kantor Pos Bulaksumur UGM

http://w.soundcloud.com/player/?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F49844676&show_artwork=true

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s