Trans Jogja Bagi Masyarakat Jogja

Rosa de Lima Rima C – 090903960


Yogyakarta sebagai salah satu kota wisata memfasilitasi para pengunjung sekaligus masyarakatnya dengan Trans Jogja. Alat transportasi umum yang ada sejak tahun 2008 ini memiliki rute dan halte khusus. Tampaknya pemerintah Jogja mencoba mengadaptasi Trans Jakarta yang ada di ibu kota.

Bus dengan warna khas hijau ini berukuran sedang dan ber-AC. Trans Jogja memiliki rute khusus yang diwakili dengan nomor bus untuk mempermudah. Ada rute 1A, 1B, 2A, 2B, 3A, 3B, 4A, dan 4B. Rute yang ditempuh mengitari Kota Jogja dan sekitarnya. Trans Jogja memiliki shelter tersendiri sebagai tempat pemberhentian, artinya kita tidak bisa berhenti sembarangan ketika menaiki Trans Jogja. Shelter tempat pemberhentian berada di daerah yang banyak dikunjungi atau setidaknya dekat dengan lokasi-lokasi besar di Jogja.

Sebelum naik Trans Jogja, kita harus membayar terlebih dahulu dan memasukkan kartu (smart card) ke dalam sebuah mesin. Baru setelah itu kita bisa menunggu bus dalam shelter. Untuk umum, tiket single trip seharga Rp. 3000,00. Namun jika sudah berlangganan bisa menggunakan tiket umum berlangganan. Untuk pelajar biayanya lebih murah, karena hanya Rp. 2000,00 sekali jalan.

Petugas Trans Jogja (berbaju merah) melayani pengunjung yang akan membayar dan memasukkan smart card single trip ke dalam mesin

Tidak perlu khawatir jika ingin berkendara dengan Trans Jogja. Di dalam bus ini terdapat seorang petugas yang akan selalu memberi tahu kita apabila sudah sampai di shelter tertentu dan menyebutkan jurusan mana saja yang bisa kita tempuh selanjutnya. Jam beroperasi Trans Jogja mulai Pk. 05.30 – 21.30

Selain menawarkan kelebihan dalam penampilan dan pelayanan, Trans Jogja juga berusaha menerapkan manajemen waktu. Tiap bus Trans Jogja dibuat jadwal kedatangan tertentu, dengan interval lima sampai sepuluh menit. Harapannya agar pengguna bisa mengetahui jadwal kedatangan bus yang mereka tunggu. Namun lama-kelamaan, tampaknya interval tersebut semakin molor atau tidak sesuai jadwalnya lagi.

Pendapat masyarakat

Tri, 61 tahun

 

Minggu, 17 Juni 2012 lalu sedang mengantar cucunya jalan-jalan. Ia mengaku menggunakan Trans Jogja karena lebih nyaman, selain itu cucunya juga suka berkeliling kota menggunakan bus. Jam beroperasi Trans Jogja yang lebih lama ketimbang bus umum lainnya juga menjadi pertimbangan baginya. Apa lagi di hari Minggu bus umum lain jam beroperasinya lebih singkat, padahal ia sering mengajak cucunya jalan-jalan. 

Ela Afianti, 16 tahun

Menggunakan Trans Jogja sebagai sarana transportasi sepulang sekolah walaupun tidak setiap hari. Ia memilih Trans Jogja karena rutenya sudah jelas. Ia menggunakan Trans Jogja dengan jalur dari SMK Karya Rini (shelter De Brito) menuju rumahnya di Paingan (melalui shelter Instiper)

Rute Trans Jogja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s