Art Film School Indonesia

Oleh: Arga Nalendra (100903999)

Image

Art Film School Indonesia (AFIS) adalah salah satu sekolah film di Yogyakarta. “Art Film School merupakan salah satu tempat di mana masyarakat dapat belajar lebih mendalam tentang bagaimana cara membuat film dengan manajemen yang benar,” jelas Rusdi Kurniawan atau yang akrab disapa Bogel. Pria berusia 33 tahun ini adalah pendiri Art Film School Indonesia ini.

Berdiri pada tanggal 16 Agustus 2004, pada awalnya AFIS tidak langsung memiliki tempat sendiri. Saat itu AFIS masih meminjam tempat mengajar di AVIKOM, salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Pembangunan Negeri Yogyakarta. Di tempat itu, Bogel bersama beberapa rekannya mengajar tentang bagaimana membuat film selama tiga tahun. AFIS kemudian berpindah tempat dengan menyewa sebuah rumah di Jalan Perumnas, Yogyakarta. “Setelah dua tahun di tempat itu, kami memutuskan untuk menghentikan kegiatan belajar sementara, karena kami mengerjakan sebuah produksi film di wilayah Indonesia Timur selama satu tahun,” ungkap Bogel.  

Setelah kembali ke Yogyakarta, Bogel kembali mencari tempat untuk membuka AFIS. Mereka kemudian mendapatkan tempat di Jalan Kaliurang KM 6,7, Yogyakarta yang bertahan hingga saat ini. Pada awalnya tempat tersebut hanya berupa tanah kosong. Setelah proses pendirian bangunan selesai, pada tahun 2012 AFIS kembali mengadakan proses belajar mengajar seperti semula.

Image

Tempat baru AFIS yang mengedepankan suasana nyaman layaknya rumah mampu meningkatkan animo masyarakat untuk berkunjung. Banyak dari murid, alumni, komunitas film, maupun kalangan umum yang berkunjung ke AFIS baik untuk belajar, menambah wawasan, atau sekedar berdiskusi seputar film.

Image

Image

Sejak awal berdiri, AFIS telah berhasil meluluskan lebih dari 300 orang murid. Banyak diantara mereka yang meneruskan karir di jalur industry kreatif. “Ada yang menjadi pembuat film, ada yang menjadi editor di salah satu televisi swasta nasional, bahkan ada yang menjadi fotografer,” ungkap Bogel. Tidak hanya mengadakan kegiatan mengajar dan membuat film, AFIS juga rutin mengadakan sarasehan, semacam diskusi yang bertujuan mengundang masyarakat terutama yang tertarik pada dunia film untuk membahas hal-hal seputar dunia perfilman.

Semboyan yang diusung Bogel yakni “AFIS tanpa dinding pembatas” membuat AFIS terbuka bagi siapa saja. “Tanpa dinding pembatas” berarti bahwa siapapun bebas mengakses tempat maupun fasilitas milik AFIS namun dengan tetap mematuhi peraturan yang telah dibuat.

Sistem belajar yang diadakan AFIS adalah membagi murid-murid dalam beberapa kelas. Setiap kelas akan mendapatkan total dua belas pertemuan. Sepuluh pertemuan pertama berisi materi-materi dasar tentang pembuatan film. Sedangkan dua pertemuan terakhir digunakan untuk memproduksi sebuah film pendek sebagai tugas akhir. Proses belajar mengajar juga tidak dilakukan secara kaku. Proses belajar mengajar tersebut tidak harus dilakukan dalam ruangan kelas, namun juga bisa dilakukan di halaman atau di tempat lain. Tujuan utamanya agar tetap membuat AFIS menjadi tempat yang nyaman terutama bagi murid-muridnya.  

Image

Rusdi Kurniawan alias Bogel

Bagi Bogel, AFIS merupakan bagian dari tanggung jawabnya. “Saya bersikukuh tetap mendirikan AFIS karena berdirinya AFIS merupakan ide yang saya cetuskan. Untuk itu saya harus bertanggung jawab akan itu. Selain itu saya meyakini, AFIS dapat bermanfaat bagi semua orang,” ungkap pria berambut pendek ini. Secara personal, Bogel tidak mengutamakan keuntungan yang ia dapat dari AFIS. Baginya, hal yang lebih penting adalah bagaimana ilmu-ilmu AFIS yang diberikan AFIS dapat berguna bagi banyak orang.  

Kerja keras Bogel berbuah manis. Seiring waktu AFIS semakin berkembang dan akrab di telinga masyarakat. Salah satu buktinya adalah AFIS seringkali diundang untuk menjadi pembicara di berbagai workshop tentang dunia film. Selain itu AFIS juga kerap diajak bekerjasama dalam berbagai kompetisi film.

Image

AFIS juga menjalin kerjasama dengan berbagai komunitas film. Selain sebagai tempat mengajar, AFIS juga menyediakan ruang untuk bernaungnya komunitas film di Yogya. “Saat ini yang mengakses tempat di AFIS adalah komunitas Pabrik Film dan Ruang Hampa Creative Artwork,” jelas Bogel.

Perjalanan panjang berdirinya AFIS atau Art Film School Indonesia merupakan hal yang patut diacungi jempol. Buah kerja keras Bogel dan berbagai dukungan yang menyertainya membuat AFIS mendapat tempat di dunia perfilman, baik lokal maupun nasional.

Berikut ini adalah video perkenalan singkat tentang Art Film School Indonesia:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s