ANEKA POTENSI DUSUN SUMBERAN

Oleh :  Natalia Adventi Santoso

NPM  : 111004515

IMG_2895

 

Sejak tahun 2013, beberapa mahasiswa Sosiologi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, melakukan kegiatan penelitian di Dusun Sumberan. Penelitian ini berkaitan dengan mata kuliah Participatory Action Research yang dilakukan pada bulan November 2013 dan mata kuliah Community Development yang dilakukan pada bulan Mei 2014.

Dusun Sumberan terletak di Candibinangun, Kecamatan Pakem , Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Nama Sumberan diambil dari tujuh sumber mata air yang terdapat di dusun tersebut. Warga memiliki makna bahwa aspirasi masyarakat untuk berkembang berasal dari Sumber.

Dorotea Desinta, salah satu mahasiswa Sosiologi yang mengikuti kegiatan ini mengatakan bahwa melalui kegiatan ini, dia dapat menerapkan konsep-konsep Sosiologi yang didapatnya di kelas. Dorotea Desinta juga berpendapat bahwa dusun Sumberan memiliki begitu banyak potensi. Dia mengharapkan masyarakat Sumberan mampu mengembangkan potensi yang ada.

Dusun Sumberan memiliki berbagai potensi sumber daya alam yang dapat dikembangkan untuk kesejahteraan hidup masyarakat.

Dalam bidang pertanian, Sumberan memiliki lahan persawahan yang luas karena mata pencaharian utama masyarakat adalah bertani. Petani di Sumberan bergabung di dalam Kelompok Tani yang dibentuk oleh masyarakat sendiri. Untuk pertanian, Dusun Sumberan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sleman berupa pupuk dan bibit tanaman. Selain itu, Dusun Sumberan juga bekerja sama dengan Kampus INSTIPER Yogyakarta dalam hal mengolah pertanian.

Dalam hal berkebun, masyarakat Sumberan memiliki potensi perkebunan Palawija yang terdiri dari Cabe, Jagung, dan Ketela. Selain itu, potensi terbesar dalam perkebunan adalah perkebunan Salak Pondoh.

Hasil perkebunan dan pertanian dijual ke Tengkulak yang datang langsung di Sumberan. Akan tetapi, masyarakat lebih banyak menggunakan hasil pertanian dan perkebunan untuk dikonsumsi sendiri. Masyarakat juga masih menggunakan sitim barter.

Peternakan terdiri dari peternakan kambing, sapi,dan ayam bertelur. Dalam peternakan, masyarakat Sumberan juga membentuk organisasi yang mengelola peternakan. Akan tetapi, tidak semua masyarakat memiliki ternak.

Masyarakat Sumberan juga terkenal dengan kekeluargaan dan semangat gotong royong yang tinggi. Masyarakat saling bekerja sama dalam mengolah potensi yang ada.

Kesenian masyarakat juga sangat dilestarikan. Masyarakat Sumberan memiliki sanggar seni yang bernama Turonggo Sumber Bedoyo. Sanggar ini membudayakan tarian-tarian asli Jawa.

Melihat potensi-potensi yang ada, sekitar tahun 2007, seorang pastor yang bernama Romo Tan Sui mendirikan bumi perkemahan di Sumberan yang bernama Bumi Perkemahan Sumber Boyong. Kegiatan seperti perkemahan dan outbound dilakukan di bumi perkemahan ini. Sedangkan tamu yang datang untuk Live In akan langsung menginap di rumah warga. Selain itu, Bumi Perkemahan Sumber Boyong juga membantu masyarakat Sumberan melalui pembuatan kamar mandi dan WC, kolam beserta ikannya, dan pengolahan pupuk kompos.

Kepala Dukuh Sumberan, Haryono, berharap ke depannya Dusun Sumberan bisa menjadi Desa Wisata. Haryono juga berharap agar Dusun Sumberan menjadi lebih maju ke depannya, terutama dalam bidang perekonomian. Kepala Dukuh Sumberan ini sangat mengharapkan dukungan dan kerja sama dari seluruh masyarakat Sumberan dalam mewujudkan harapannya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s