Keluarga Kecil Yang Terpinggirkan

https://www.youtube.com/embed/ygYWzqCCy04“>

Keluarga Kecil Yang Terpinggirkan

Bapak Ari yang kesehariannya mengupul dan mencari tumpangan dengan becak motornya (bentor) ini penuh dengan rasa kasih sayang terhadap istrinya Ina yang juga bekerja sebagai pengupul, dan kedua anaknya yang masih kecil, yang pertama berumur 4,5 tahun, dan yang kedua berumur 2,5 tahun terlihat berbaring di pinggir jalan hanya dengan tumpukan bekas kardus dan sehelai kain yang menyelimuti mereka. Keluarga kecil ini telah terbiasa beristirahat di pinggiran jalan di sekitar Jl. Kledokan Yogyakarta, dan bahkan pinggiran jalan ini menjadi tempat istirahat mereka dalam 2 bulan terakhir.

Sebagai kepala keluarga bapak Ari selalu beryukur dan menyayangi istri dan kedua anak mereka dengan penuh kesabaran. Bapak Ari yang keseharian nya mengupul dan menjadi tukang bentor ini sering kali terbangun pada saat malam hari ketika mendengar suara kendaraan yang bising, hingga seringkali ia pun tidak terjaga untuk mengawasi istri dan anak-anaknya yang sedang tertidur di pinggir jalan malam itu.

Istrinya ibu Ina juga merasa bersyukur dengan keadaan mereka sekarang ini, dengan kesabaran yang luar biasa Ibu Ina dan Pak Ari tetap bekerja sebagai pengepul dan menarik sebuah bentor yang mereka miliki dengan harapan mengumpulkan modal agar bisa mendapatkan tempat tinggal lebih yang layak.

Dengan raut wajah yang mengantuk dan berbalut jaket malam itu Ibu Ina terbangun saat suara laki-laki mendekat “permisi bu, ini ada barang dikit dari saya ya bu” setelah itu lelaki tersebut menghidupkan kendaraannya dan langsung bergegas pergi. Ibu Ina menyimpan barang pemberian lelaki tersebut di bawah bentor, dan melanjutkan tidurnya disamping kedua anaknya, sementara bapak Ari berbaring diatas bentor.

“Yang penting tiap hari nya kami masih bisa makan mba”. Bentor yang dimiliki keluarga kecil ini belum cukup untuk memenuhi biaya makan mereka sehari-hari, dilihat dari sedikitnya penumpang di Yogyakarta yang ingin naik bentor atau yang bersedia menyewa, karena di Yogya juga sudah banyak orang yang mempunyai kendaraan masing-masing, ujar ibu Ina.

Bukan tidak memiliki kerabat atau pun keluarga di Yogyakarta, tetapi sebagai keluarga mereka hanya tidak ingin menyusahkan keluarga mereka yang lain, yang juga bertempat tinggal di Yogyakarta dan memilki rumah kontrak. “bukan nya ga mau tinggal sama keluarga saya mba, Cuma ga enak aja soalnya keluarga saya ini juga rumahnya kecil, saya juga sudah berkeluarga sendiri, dari pada merepotkan nanti, mungkin untuk sementara kami disini dulu mba” ujar pak Ari serta ibu Ina yang tersenyum dan menganggukkan kepala pada saat itu.

Keluarga kecil ini merasa nyaman dengan keadaan mereka yang terpinggirkan dibandingkan dengan orang lain yang masih bisa menikmati empuknya kasur dengan bantal. Tetapi mereka selalu percaya bahwa tiap orang pasti punya rejeki masing-masing, apa yang mereka dapatkan selalu harus disyukuri bersama.

Sangat mengharukan pada kenyataannya bahwa anak kedua dari sepasang pengepul ini mengalami sakit keras yang mengharuskan mereka untuk menanggung biaya besar hingga harus meninggalkan tempat lama mereka (kost-kostan) dan memilih pinggiran jalan sebagai tempat beristirahat. Sehingga anak pertama mereka juga mengalami keterbatasan biaya untuk sekolah. Pak Ari telah berusaha semampu nya dengan bantuan ibu Ina yang begitu tegar mendampinginya, keluarga kecil ini masih tetap berusaha bersama dibarengi dengan kasih sayang dan kesabaran yang luar biasa, hingga sekarang pun sepasang suami istri ini masih bisa tersenyum.

“mereka masih bisa tersenyum dalam keadaan apapun, kenapa kita masih saja terus mengeluh dengan kebahagiaan yang sudah ada di depan mata kita? Selalu bersyukur dan tersenyum dalam keadaan apapun”

Fazria Mena Azhari (101004245)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s