Lasem: Simbol Warisan Sejarah Yang Terlupakan

Oleh : Toto Sudiarjo

REMBANG. Lasem merupakan salah satu kota kecamatan yang berada di kabupaten Rembang Jawa Tengah. Kawasan yang dikenal sebagai “Kota Tiongkok Kecil mengalami kejayaannya sampai abad ke 19 karena merupakan daerah persinggahan dan perdagangan opium. Kota ini dikenal dengan nuansa arsitektur China, terlihat dalam artefak bangunan rumah warga dan tempat ibadah (klenteng) yang saat ini masih ada beberapa di Lasem.

Lasem bukan saja memiliki kekayaan akan peninggalan sejarahnya seperti bangunan-bangunan ehnik China dan kolonial, tetapi juga memiliki aset ekonomi kreatif seperti batik Lasem yang terkenal dengan motif campuran mandarin. Namun tidak semua masyarakat Lasem keturunan Tionghoa di sini terbilang sukses, seperti yang menjadi stereotipe masyarakat Indonesia bahwa orang keturunan China itu selalu kaya dan sukses

_DSC3694

Selain batik, Lasem juga memiliki kopi yang terkenal yaitu “kopi lelet”. Kopi lelet merupakan salah satu budaya ngopi masyarakat Lasem di warung kopi dengan melukiskan ampas kopinya di rokok. Hal ini juga dikarenakan kebiasaan warga Lasem yang sudah terbiasa dengan industri batiknya, sehingga ditorehkan juga pada rokok sebagai kreativitas seni dalam minum kopi. Bukan hanya kopi lelet, ada salah satu kuliner khas Lasem juga yang cukup terkenal di sana yaitu “lontong Tuyuhan”.

Aset yang paling terpenting dan terus dijaga di kota Lasem adalah aset multikulturalisme. Populasi masyarakat Lasem yang terbilang cukup beragam ini, memiliki kehidupan yang harmonis antar umat dan ethnisitasnya. Hal ini dapat ditelusuri dari akulturasi sebagian warga Lasem keturunan Tionghoa yang menikah dengan penduduk pribumi Jawa setempat.

Lasem Hari Ini

Namun perkembangan kota Lasem saat ini seolah-olah mengalami diskontiunitas dengan sejarah masa lalunya yang sempat mengalami kejayaan. Hal ini disebabkan menurut Bambang selaku warga Lasem sekaligus pengurus sekretariat Klenteng di daerah tersebut yang ditemui pada (13/5/2015) mengatakan bahwa:“kendalanya adalah sebgaian besar warga ketururnan Tionghoa Lasem yang sukses rata-rata mereka yang merantau dan sepertinya tidak kembali lagi”.

Pemerintah dalam hal ini memiliki peran penting untuk mendorong dan memberdayakan perkembangan kota Lasem dan dibarengi dengan kesadaran masyarakat Lasem sendiri. Selain didorong untuk manjadi kawasan heritage, kota Lasem juga patut untuk diberdayakan masyarakatnya sebagai perkembangan daerah pariwisata dan menjadi aset kekayaan bangsa Indonesia yang multikultur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s