Bermain Sambil Belajar itu Bukan Mitos!

pict 3.png

Anak-anak identik dengan rasa ingin tahu yang tinggi, suka bermain, bersemangat, suka mengeksplorasi lingkungan sekitar, dan masih banyak lagi. Bermain merupakan kegiatan yang menjadi kesukaan anak-anak. Terlebih anak-anak suka dengan permainan tanpa perlu dijelaskan panjang lebar. Dari bermain bukan berarti hanya untuk bersenang-senang, melainkan ada nilai learning by doing yang dapat membuat mereka jauh lebih paham dan mudah mengingat akan suatu hal. Bermain hal penting yang cocok  jika disandingkan dengan belajar. Karena belajar haruslah menyenangkan dan tidak membosankan.

Jika melihat kondisi saat ini, apakah masih mungkin menerapkan bermain sambil belajar?

Jelas sangat mungkin. Hal ini dibuktikan oleh Tiead Andhika Gilham atau yang akrab disapa Tiead dan kawan-kawan yang menggagas berdirinya Sanggar Sanak Kadang. Sanggar ini merupakan wadah bagi anak-anak untuk bermain sekaligus belajar. Bermain diutamakan di sanggar ini karena “manjur” untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan. Dengan cara mengajarkan anak tentang nilai-nilai cinta pada lingkungan, kebersamaan, gotong royong, dan mengenal asas sama rata dan sama rasa.

Gagasan awal muncul dari bentuk keprihatinannya pada realitas di kampung tempatnya tinggal di Tipes, Solo. Banyak anak-anak usia SD yang tidak memiliki interest untuk belajar, malah bermain hingga malam. Selain itu anak-anak juga tidak memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar yang terlihat dari kebiasaan buang sampah sembarangan. Mirisnya lagi, anak-anak suka berkata-kata kasar dan menggunakan kontak fisik saat sedang bergurau satu sama lain.

Ditambah lagi dengan realitas orang tua di sekitar tempat tinggalnya yang mempercayakan pendidikan kepada sekolah formal, dengan dalih agar mendapatkan pendidikan yang baik. Tidak salah memang. Namun, kenyataan kadang berkata lain. Jika ditanya pada anaknya langsung mereka akan dengan mudah mengatakan bahwa pendidikan formal itu banyak tugas dan membosankan.

Akhirnya tercetuslah gagasan untuk menerapkan pendidikan alternatif. Tujuannya ialah memberi perhatian besar kepada murid, orang tua dan keluarga, serta menumbuh kembangkan minat dan pengalaman. Sehingga memberikan warna tersendiri dalam aktivitas kegiatan belajar.

pict 5.png

Sanggar Sanak Kadang yang berkegiatan setiap hari Jumat dan Minggu ini, menerapkan lima materi pokok dalam kegiatannya, yakni cinta diri sendiri, cinta orang tua dan sesama, cinta Indonesia, cinta lingkungan, dan cinta pengetahuan. Sebagai salah contoh kegiatannya, anak-anak diajak untuk membuat benda dari barang-barang bekas. Seperti memanfaatkan botol-botol dan kardus bekas untuk membuat pot tanaman dan celengan. Dari situ mereka diajarkan untuk mencintai tanaman yang ditanam sendiri dan merawatnya, serta diajarkan untuk menabung yang nantinya hasilnya juga akan mereka nikmati sendiri. Hasil menabung misalnya, akan mereka gunakan untuk jalan-jalan wisata keliling Kota Solo menggunakan bus tingkat Werkudara. Maka tidak mengherankan jika anak-anak puas dengan hasil yang mereka usahakan sendiri.

Walaupun hanya berlahankan teras rumah, namun ajaran Tiead dan kawan-kawan mendapatkan banyak dukungan dari warga sekitar. Terlebih orang tua yang dapat menyaksikan langsung proses dan praktek yang dilakukan anak-anak mereka. Dengan demikian, tujuan dari Tiead tidak hanya berhenti pada membuat anak-anak senang dan menikmati apa itu belajar. Melainkan juga secara tidak langsung mengajak orang tua untuk tergerak dan melakukan hal yang sama.

Check this out!

*Anak-anak diajarkan pula untuk berpartisipasi dalam hari bumi. Dengan begitu, anak-anak menjadi paham makna untuk mencintai bumi dan lingkungan.

*Anak-anak Sanggar Sanak Kadang diajarkan mengenal lagu-lagu daerah. Salah satunya adalah Gundul-Gundul Pacul. Selain bernyanyi mereka juga memanfaatkan barang bekas sebagai instrumen pengiringnya.

 

(Lintang Anindito/130904909)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s