Kakak Beradik Raih Prestasi Sejak Dini

Avieka Hamada Kusumayudi (14) dan Narachel Elga Daniswara (11) merupakan sepasang kakak beradik yang sangat aktif mengikuti kegiatan baik akademik di sekolah maupun non akademik. Keduanya memiliki hobi yang berbeda namun sama-sama menghasilkan prestasi. Seringnya mereka mengikuti kegiatan dalam berbagai kesempatan, membuat mereka menjadi anak yang mandiri dan berani tampil di depan umum. Hal ini patut untuk diapresiasi karena tidak banyak anak-anak seusia mereka yang berani untuk menampilkan kemampuan yang dimiliki.

Mada merupakan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 16 Yogyakarta yang saat ini duduk di kelas 7, sedangkan adiknya, Elga, merupakan siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri Keputran A Yogyakarta. Aktivitas sehari-hari yang dilakukan oleh kedua gadis berparas manis ini adalah sekolah dan mengikuti les atau kursus di hari tertentu . Di sekolahnya Mada mengikuti ekstrakurikuler Tonti, istilah lain dari pasukan baris berbaris. Mada yang memiliki hobi berenang ini juga bercita-cita untuk menjadi dokter. Ketika ditanyai alasannya, “Biar bisa nyembuhin orang sakit,” ungkap Mada. Dalam kesehariaannya, Mada terlihat lebih cuek dibandingkan adiknya. Dibalik sikapnya tersebut, Mada amatlah pandai dalam bernyanyi, tidak terhitung sudah berapa jumlah piala dari beragam lomba bernyanyi yang diikutinya. Mada mengaku bahwa pengalamannya yang paling berkesan selama mengikuti lomba yaitu mengikuti perlombaan menyanyi yang memperebutkan Piala Amin Rais.

Avieka Hamada Kusumayudi

Elga, gadis lucu ini terlihat sangat menggemaskan. Pembawaannya yang ramah dan menyenangkan membuat siapa saja menjadi gemas. Elga sangat menyenangi dunia tari, maklum saja ia mengikuti kegiatan tari secara rutin di Ndalem Pujokusuman. Ia memiliki cita-cita untuk dapat menjadi seorang guru tari. Elga yang lincah dan ceria ini sudah beberapa kali mengisi acara menari secara kelompok ataupun duet. Beberapa prestasi yang pernah diraih oleh dara kelahiran Yogyakarta, 21 September 2005 ini di antaranya, Juara 2 Lomba Menari Klasik Jawa Tingkat Kota Yogyakarta 2016, Juara Harapan I Lomba Mewarnai HiLo 2014, duet tari tradisional dalam rangka menyambut tamu dari negara Malaysia di tahun 2015, hingga bermain ketoprak bersama pelawak senior Indonesia, Marwoto Kawer.

Narachel Elga Daniswara

Keduanya mengakui, mereka dapat mengikuti berbagai macam kompetisi karena pada awalnya hanya iseng mendaftar jika ada lowongan perlombaan. Dibantu oleh sang ibu, keduanya akhirnya sering mengikuti perlombaan sesuai dengan bidang yang digemari, seperti Mada yang cenderung lebih suka olahraga dan menyanyi, sedangkan Elga yang lebih senang menari tradisional. Elga memiliki pesan yang cukup bijak untuk anak seusianya yang belum berani mencoba mengikuti kompetisi, “Pede aja, kalo prestasinya udah tinggi, jangan ditinggalin, nanti rugi,” ungkap Elga.

Usia yang masih sangat muda tidak menghalangi semangat mereka untuk tetap berkarya. Sejak kecil sudah merintis dan mengeksplor hal-hal yang disukai, membuat Mada dan Elga tidak merasa canggung untuk tampil di hadapan banyak orang. Sejak usia dini mereka sudah bisa menghasilkan prestasi dan menjadi kebanggaan bagi orang disekelilingnya.

Oleh: Dyah Ayu Sekarwati (130905199)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s