Nyalakan Pelita, Terangi Cita-Cita

Anak merupakan anugerah terindah yang dititipkan Tuhan. Tentunya ia harus dijaga dan dirawat dengan baik. Diberi kasih sayang yang cukup dan pendidikan yang baik pula. Pendidikan bagi anak merupakan hal yang penting. Tanpa pendidikan, anak sulit untuk mengembangkan bakat maupun kepandaiannya.

Pendidikan formal ditempuh seorang anak mulai dari usia 3 atau 4 tahun melalui Play Group (PG) atau Taman Kanak-Kanak (TK). Anak tentunya tidak hanya diajarkan materi tentang membaca, menulis, dan menghitung saja. Mereka juga diberikan berbagai pemahaman tentang kehidupan, salah satunya tentang cita-cita.

Konsep cita-cita bagi anak memegang peranan penting untuk menumbuhkan motivasi anak dalam belajar. Berbagai cita-cita yang ada melahirkan pemahaman bagi anak bahwa kelak nantinya saat mereka dewasa, mereka dapat menjadi sosok atau profesi yang diidamkan tersebut.

Tak bisa dipungkiri bahwa semakin anak beranjak dewasa, ia semakin kehilangan konsep akan cita-citanya. Cita-cita anak yang diidamkan sejak kecil terkadang pupus seiring perkembangan pikirannya saat dewasa. Pemikiran realistis akan sebuah profesi dan ekonomi menjadi faktor utama bagaimana cita-cita seorang anak sulit dicapai ketika dewasa.

JurOn UAS INdividu.jpg

Anak-anak Kelas TK A Pangudi Luhur Yogyakarta bersama mahasiswa UAJY.

Pada Jumat (27/5) kemarin, 25 orang mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) mengadakan kelas pengajaran kepada anak PG dan TK Pangudi Luhur Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan aktualisasi ilmu yang dipelajari dalam mata kuliah Public Speaking yang diampu oleh Diah Wulandari, salah satu Dosen UAJY.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mahasiswa mata kuliah Public Speaking  agar dapat membandingkan teori dan konsep yang dipelajari di kelas dengan mempraktikkannya langsung di depan publik, yakni anak-anak,” kata Diah.

Kegiatan ini mengusung tema “Cita-Cita Anak” sesuai dengan tema Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2016 yang diambil oleh PG dan TK Pangudi Luhur. Pada Hardiknas 2016 ini PG dan TK Pangudi Luhur mengambil tema “Nyalakan Pelita, Terangkan Cita-Cita”. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan anak bisa belajar mengenai cita-cita dan berani menyuarakan pendapatnya.

“Untuk manfaat kegiatan ini disesuaikan dengan tema Hardiknas 2016 sekolah kami, ‘Nyalakan Pelita, Terangkan Cita-Cita’. Diharapkan anak bisa belajar mengenal cita-cita yang ada,” kata Anastasia Arum, Kepala PGTK Pangudi Luhur Yogyakarta.

Para mahasiswa yang ikut serta mengajar tentang cita-cita ini menggunakan metode alat peraga atau permainan. Mereka mengajarkan cita-cita melalui cerita, drama atau dongeng yang mudah dipahami oleh anak-anak. Berbagai macam cita-cita diperkenalkan kepada anak-anak tersebut. Mulai dari dokter, guru, tentara, nahkoda, sampai pilot pun tak ketinggalan. Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan ini.

“Acara ini keren, adiknya lucu-lucu masih pada kecil-kecil. Kita pun dapat memotivasi adik-adik TK untuk bersemangat menggapai cita-cita,” ungkap Kartika Kris salah seorang mahasiswi pengisi acara.

Juron individu 2

Antusiasme anak-anak TKPG Pangudi Luhur Jogja dalam berpartisipasi

 

Oleh : Elisabeth Arwita Pinerang / 130905055

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s