Pentingnya Pendidikan Seks bagi Anak Usia Dini

Maraknya pemberitaan mengenai pelecehan seksual yang dilakukan oknum tertentu kepada anak dibawah umur membuat sebagaian orangtua menjadi cemas. Media, khususnya televisi sebagai media informasi dianggap menjadi sebuah tempat yang menakutkan bagi anak-anak yang menontonnya. Orangtua juga berperan dalam mendampingi anak-anak nya dalam memilih acara televisi yang akan ia tonton. Anak-anak SD di jaman sekarang sudah mulai mengerti dan mengkonsumsi berita di televisi. Terdapat sisi positif dan negatif pada hal tersebut. Sisi positif nya, anak-anak dapat mengetahui sebuah informasi agar mereka bisa mewaspadai terhadap lingkungan sekitar mereka, sisi negatif nya adalah anak-anak menjadi takut akan lingkungan sekitar karena pemberitaan di televisi.

Orangtua tentu saja menjadi panutan pertama dan utama dari anak-anak. Secara sederhana, jika orangtua berbuat jelek, maka anaknya tidak akan jauh berbeda tingkahnya. Peran orangtua penting untuk mengajarkan, memberitahu dan mengedukasi anaknya dalam tahap awal. Orangtua berperan penting untuk mengajarkan apa yang tidak atau belum didapat di sekolah dan lingkungan.

Meningkatnya kasus kekerasan seksual merupakan bukti nyata kurangnya pengetahuan anak mengenai pendidikan seks yang seharusnya sudah mereka peroleh dari tahun pertama oleh orangtuanya. Tetapi persepsi masyarakat mengenai pendidikan seks yang masih menganggap tabu untuk dibicarakan bersama anak menjadi sebab yang harus dibenahi bersama untuk membekali anak melawan arus globalisasi yang semakin transparan dalam berbagai hal termasuk seksualitas.

Pendidikan seks seharusnya menjadi bentuk kepedulian orang tua terhadap masa depan anak dalam menjaga apa yang telah menjadi kehormatannya, terlebih bagi seorang perempuan. Pendidikan seks menjadi penting mengingat banyaknya kasus-kasus yang terjadi mengenai tindak kekerasan seksual terhadap anak dan remaja.

Pendidikan seks yang komprehensif di sekolah juga sangat diperlukan. Hal tersebut disebabkan, pendidikan yang kini ada lebih menitik beratkan pada aspek biologis, yaitu bentuk dan fungsi organ reproduksi. Pendidikan seks di usia dini harus membuat anak-anak memahami mana bagian tubuhnya yang boleh disentuh dan tidak boleh disentuh. Hal tersebut untuk mewaspadai hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

 

Melinda Bella Carla / 120904828

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s