Tim Hadrah Cilik

IMG-20160616-WA0001Annisa Rahma Khalidia (130904897)

 

Hadrah merujuk pada dua jenis penampilan. Pertama terdiri atas nyanyian lagu-lagu dan yang kedua adalah teater dengan tata cara seperti bangsawan. Hadrah diperkrakan berasal dari Arab, India atau dari Jawa. Hadrah dipercaya sebagai lagu yang dinyanyikan untuk menyambut datangnya Nabi Muhammad SAW yang berhijrah dari Mekkah ke Madinah.

Umumnya hadrah dilaksanakan oleh orang-orang yang sudah dewasa di acara-acara pengajian yang dipimpin oleh para Syekh. Namun sepertinya kecenderungan itu sudah mulai berubah. Beberapa kelompok Hadrah beranggotakan siswa-siswi SD dan SMP dengan usia sepuluh hingga tiga belas tahun.

Salah satu murid yang kerap mengikuti kegiatan hadrah adalah Muhammad Dhiyaudin Abu nashor Musa atau Nashor. Ia mulai mengikuti latihan hadrah sejak dua tahun yang lalu. Didukung oleh semangat beribadah siswa kelas lima SD ini bahkan rela begadang semalaman untuk mendengar ceramah dari Syekh yang mengisi dan menampilkan kesenian hadrah.

Ia mulai berlatih hadrah sejak dua tahun yang lalu. Setelah berlatih selama tiga bulan, akhirnya Nashor diperbolehkan untuk tampil. Ia dipercaya untuk memegang djimbae salah satu alat musik dari enam alat musik dalam timnya. Ketika ditanya pernahkan ia merasa bosan, Nashor menyatakan bahwa ia tidak pernah bosan.

Ia mengatakan bahwa ia sangat menikmati aktivitas tersebut. Bahkan jika ia harus bermain hadrah di hari kerja, yang berarti pagi harinya ia harus berangkat sekolah. Ia merasa rasa lelahnya itu sepadan, karena di saat yang bersamaan ia dapat ikut bersholawat dengan peserta pengajian lainnya.

Pada dasarnya hadrah hanya memakan waktu satu setengah jam. Tetapi biasanya pengajian yang disertai sholawat tersebut memakan waktu cukup lama, dari malam hingga dini hari. Secara terpisah Nashor juga menceritakan dari hadrah dia memperoleh uang jajan tambahan.

Uang jajan tersebut sebagian ia tabung dan sebagian lainnya ia gunakan untuk membeli kebutuhan pribadinya. Ia juga berharap aka nada banyak siswa SD yang tertarik dengan hadrah.

“Hadrah tidak kalah keren dengan band kok. Malah kalau hadrah kita tidak hanya main music, tetapi juga memperoleh pahala.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s